Sobat KAI Siapa yang tidak merasa senang jika sudah tiba waktu berbuka? Berbuka puasa merupakan hal yang sangat Ditunggu-tunggu  bagi orang yang berpuasa. Tetapi bagi sebagian orang, berbuka puasa tetap saja berbuka dengan nafsu. Ketika berbuka, langsung menyiapkan makanan yang banyak. Ada ini ada itu dan sebagainya. Ketika berbuka, seluruh hidangan langsung disantap hingga perut terasa kenyang. Kemudian setelah kenyang, terasa malas untuk melakukan shalat maghrib. Apalagi melakukan kegiatan ibadah yang lainnya seperti shalat tarawih. Hm.. Semoga tidak terjadi pada sobat KAI

Hal yang demikian merupakan cara berbuka yang tidak baik. Rasulullah mengajarkan berbuka puasa dengan sederhana dan penuh dengan adab. Bagaimana tata cara berbuka puasa yang baik dan benar sesuai dengan sunnah. Menurut Para Pakar Kesehatan dan Ahli Islam Berikut adalah Tata cara berbuka puasa yang telah DiRekomendasi.
Intinya adalah berbuka puasa itu tidak sederhana dan tidak berlebihan. Cara berbuka ini dimulai dari mendengar azan hingga shalat. Berikut tata cara berbuka selengkapnya:

1. Persiapan berbuka
Tentunya ketika hendak berbuka menyiapkan beberapa hidangan untuk buka. Tidak usah terlalu banyak, yang penting bisa membatalkan puasa dan mengisi perut yang kosong. Sunah Rasulullah adalah berbuka dengan yang manis. Maksud manis di sini adalah kurma (bukan Teh Botol ). Jika tidak ada kurma, tentu bisa diganti dengan makanan manis lainnya. Salah satu sunnahnya adalah dengan satu gelas air putih dan tiga buah kurma.

2. Mendengarkan adzan hingga selesai
Ketika adzan dikumandangkan, hendaknya kita mendengarkan adzannya dulu hingga selesai. Namun hal ini terkadang sulit untuk dilakukan. Mengingat adzan yang dilakukan oleh masyarakat kita adalah adzan yang cukup lama (keburu laper lagi dong ). Oleh karena itu, bagi para muadzin khusus pada bulan puasa sebaiknya melakukan adzan itu mirip dengan iqomah tetapi tidak terlalu cepat. Sambil mendengarkan adzan, tentunya kita juga menjawab adzan tersebut. Untungnya di tempat saya adzannya tidak terlalu lama. Setelah mendengarkan adzan, kita baca do’a setelah adzan.

3. Batalkan puasa dengan minum air dan makanan
Membatalkan Puasa Dengan Segelas Air Putih Itu adalah Sunah Rasul, dan jika berbuka Sebaiknya yang Manis Manis Didahulukan, kenapa Bukan Makanan yang mengenyankan Karena nanti kita tidak dapat melakukan aktifitas ibadah sebab terlalu kenyan, jadi sebaiknya berbukalah dengan Sewajarnya.

4. Shalat, berdo’a, kemudian makan lagi bila perlu
Setelah berbuka, langsung kita ambil air wudhu kemudian shalat maghrib. Dilanjutkan dengan membaca wirid dan berdo’a.
Setelah selesai shalat dan berdo’a, barulah kita lanjutkan dengan makan jika masih merasa lapar. Tetapi tentunya jangan sampai kekenyangan pula, karena kita harus persiapkan kondisi yang nyaman untuk melakukan shalat tarawih.

Itulah Tata cara berbuka puasa yang direkomendasikan Menurut Para Pakar Kesehatan dan Ahli Islam . Cara ini menurut saya tertib, menyenangkan, dan terasa berkah. Semoga Sobat KAI bisa mencoba dan mengikuti Tata cara berbuka puasa tersebut dan merasakan kenikmatan serta keberkahannya. Jujur saja, saya merasakan nikmat berbuka puasa dengan tata cara seperti di atas, Selamat Mencoba Sobat KAI.
Reactions:

0 comments:

Post a Comment